Perjalanan Darat dari Singapore ke Phuket (Bag 1)

Kali ini saya mau sharing pengalaman jalan-jalan menyusuri Singapore – Phuket via darat tahun lalu. Berhubung jalan-jalan ke negara tetangga udah ga asing buat wisatawan Indonesia, saya ga akan bahas banyak soal tempat wisatanya, tapi lebih ke perjalanannya aja. Sebenernya dengan banyaknya promo tiket pesawat, biaya trip via udara bisa jadi ga jauh lebih mahal (kalau hoki :P), tapi menurut saya perjalanan via darat tetap memberi warna yang berbeda. Apalagi kalau mau pindah-pindah antar kota yang jaraknya ga begitu jauh, jalur darat malah lebih praktis karena ga perlu urusan bolak-balik bandara. (more…)

Advertisements

Rame-Rame ke Raja Ampat (Bag 3 – Tamat)

Postingan ini udah terpendam lama, tapi saya agak sedih lanjutinnya. Bukan kenapa-kenapa, ini karena ga ada foto bawah lautnya -_- Ya udahlah, coba dibayangkan dan diresapi aja ya. Kalau saya bilang bagus ya percaya ajaaa… Hehe…

Hari 3: Arborek, Sauwandarek, Yenbuba

Hari ke-3 ini kami snorkeling seharian di pulau-pulau sekitar. Tujuan pertama ke desa Arborek. Di sini bawah lautnya bagus, ada schooling fishnya. Kami snorkeling dan loncat-loncat dari dermaga aja. (more…)

Safari Sehari di Pilanesberg

Kalau bayangin liburan di Afrika, yang pertama kepikiran adalah… safari! Di Afrika Selatan, tempat safari yang terkenal itu Kruger National Park. Biasanya orang ikutan safari minimal 4 hari, terus nginepnya di lodge tengah hutan atau camping. Berhubung kemarin saya ke Afsel dalam rangka kerjaan, waktu luangnya cuma ada pas weekend. Jadi cari-cari option safari yang bisa sehari aja. Ternyata ada taman nasional yang cukup dekat dengan Johannesburg, yaitu Pilanesberg National Park. Waktu tempuhnya sekira 2 jam dari Joburg, jadi kita bisa pergi pagi-pagi banget dan balik lagi sorenya. (more…)

Keliling Johannesburg

Judul yang sangat tidak imajinatif ya. Haha… Jadi ceritanya minggu kemarin saya ada trip kerjaan ke Johannesburg, Afrika Selatan. Bisa dibilang pre-departure trip ini drama banget, mulai dari visa yang ribet sampai suami yang ga rela saya berangkat. Heuheu… Iyes, Johannesburg aka Joburg ini punya reputasi sebagai salah satu kota dengan murder rate tertinggi di dunia. Jadi wajar kalo si suami khawatir. Kalau googling tentang kriminalitas di sana dan dengar cerita orang lokal memang lumayan serem. Saya coba ga paranoid tapi tetap waspada aja. Akhirnya saya bisa sedikit meyakinkan si doski (dan diri sendiri, haha) kalau saya bakalan baik-baik aja karena tinggal di daerah Sandton yang relatif aman dan bakal bareng beberapa kolega di sana. (more…)

Rame-Rame ke Raja Ampat (Bag 2)

Kegiatan kami waktu pertama ke Raja Ampat ini island hopping, snorkeling, trekking, diving, dan ada sedikit excursion ke resort. Memang itinerarynya ga khusus diving, tapi tetep asik terutama buat yang baru pertama ke Raja Ampat karena bisa liat dan coba banyak hal di sana 🙂

  • Hari 1: Mioskon, Friwen Bonda, Teluk Kabui
  • Hari 2: Trekking Wayag
  • Hari 3: Arborek, Sauwanderek, Yenbuba
  • Hari 4: Raja Ampat Dive Lodge, Pasir Timbul, Waiwo Dive Resort
  • Hari 5: Diving di Friwen Bonda dan Mioskon
  • Hari 6: Waisai – Sorong

(more…)

Rame-Rame ke Raja Ampat (Bag 1)

Akhirnya ke Raja Ampat! *koprol* Sebenernya taun ini ada beberapa trip yang udah lewat lama tapi belum ditulis. Salah satunya trip ke Raja Ampat bulan Januari. Buat diver Indonesia, Raja Ampat ga perlu introduction lah ya… pasti udah pernah ke sana atau lagi pada nabung buat ke sana *saya pun pengen ke sana lagi ikut LOB, heuheu nabung duit dan skill dulu. (more…)

Perjalanan Pertama ke Wakatobi (Bag 4 – Tamat)

Masih ngutang nulis bagian terakhir trip Wakatobi November taun lalu. Udah lama bener ya haha 😀

Hari 5: Diving di Marimabuk dan Table Coral City

Awalnya kami udah pasrah kalau di trip ini ga bisa diving. Jadi ceritanya karena kesibukan (ciyeeh), kami baru ngurus booking segala macam sekitar 1 minggu sebelumnya. Ada 2 dive center di Tomia… well, asalnya 1 tapi pecah kongsi, jadi Tandiono Dive Center (Pak Ade dkk) dan Tomia Scuba Dive Center (Dr. Yudi). Udah tanya dua-duanya, divingnya pada penuh. Seperti yang dibilang, di sini fasilitas dan DM terbatas, jadi kalau ada 1 rombongan keluarga yang diving aja kita langsung ga kebagian. Eh ternyata malam hari ke-4 kami dapat kabar kalau besoknya bisa diving sama Dr. Yudi. Yaaaay! (more…)

Perjalanan Pertama ke Wakatobi (Bag 3)

Waduh, lama juga ternyata updatenya berhubung kemaren sempet sibuk sama trip yang laen. Gpp deh ditulis mumpung masih inget. Hehe…

Hari 3: Wangi-Wangi – Tomia

Setelah semalaman di laut, akhirnya pagi-pagi kapal kami mulai mendekat ke Wakatobi. Awak kapal keliling menyuguhkan kopi dan teh hangat buat penumpangnya (budget airlines kalah… hehe), dan ada juga yang meriksa tiket penumpang. Kami bayar sewa kamar ABK 100K (per kamar). Ga berapa lama kemudian kapal kami merapat di pelabuhan Wanci, Wangi-Wangi. Perairan sekitar pelabuhan ini masih cukup alami dan jernih, bahkan dari jauh bisa keliatan bintang laut di bawah air. (more…)

Perjalanan Pertama ke Wakatobi (Bag 2)

Sebenernya perjalanan ke Wakatobi selama 8 hari kemaren bisa dibilang setengahnya abis di jalan 🙂 Tapi emang kami sekalian mau sedikit eksplor tempat lain sih, jadi peribahasanya sambil menyelam dua tiga pulau terlampaui (tuh, bahkan dua peribahasa pun saya singkat jadi satu :p) Akhirnya itinerarynya 3 malam di Wakatobi, 2 malam di Makassar, 1 malam di Bau-Bau, dan 1 malam di tengah laut:

  • Hari 1: Makassar
  • Hari 2: Bau-Bau
  • Hari 3: Wangi-Wangi – Tomia
  • Hari 4: Snorkeling di sekitar Tomia dan Pulau Sawa
  • Hari 5: Diving di Marimabuk dan Table Coral City
  • Hari 6: Tomia – Bau-Bau
  • Hari 7: Bau-Bau – Makassar
  • Hari 8: Fort Rotterdam

(more…)

Perjalanan Pertama ke Wakatobi (Bag 1)

Akhirnya ke Wakatobi juga awal November ini. Buat saya, trip ke Wakatobi itu termasuk perjalanan yang mesti diniatkan. Ya antara niat ngumpulin duit buat tiket pesawatnya atau niat berlama-lama di jalan. Akhirnya saya pilih yang tengah-tengah aja. Hehe…

Btw, buat yang belum familiar sama Wakatobi… kabupaten ini ada si Sulawesi Tenggara, dan terdiri dari 4 pulau utama: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko (thus the name Wakatobi). Kalau kata Trinity Traveler, Wakatobi ini surga di atas, surga di bawah. Ya gimana ga penasaran yaa… (more…)