Author: giaferdi

Pengalaman Sewa Kimono di Kyoto

Salah satu kegiatan yang sangat direkomendasikan waktu berkunjung ke Jepang adalah mencoba pakaian tradisionalnya. Di kota-kota besar di Jepang kayaknya selalu ada tempat penyewaan kimono buat turis, tapi yang paling rame di Kyoto. Emang suasana Kyoto yang lebih tradisional, banyak kuil dan kota tua, cocok banget jadi backdrop buat pergi-pergi pake kimono. (more…)

Advertisements

Jalan-Jalan Sehari di Kanazawa

Halo! Saya baru balik dari liburan musim dingin di Jepang. Liburan kali ini mungkin lebih tepat disebut flashpacker daripada backpackeran ya hehe… Karena selain backpack saya bawa koper kecil juga buat baju musim dingin yang tebal-tebal itu, dan nginepnya di hotel-hotel bintang 3 dengan lokasi strategis. Kalau transport sih tetep pake transport umum dan jalan kaki. Di Kanazawa nginepnya di Mystays Premier Kanazawa yang kamarnya oke banget dan lokasinya dekat Kanazawa Station. (more…)

Menyibak Pesona Misool (Bag 1)

Udah lama nih ga jalan-jalan ala si bolang karena “sibuk” hamil dan ngurus anak. Daripada blognya lumutan, saya share salah satu trip yang udah lama tapi belum sempat ditulis aja ya. Pengalaman kedua kalinya ke Raja Ampat kira-kira akhir 2014, kami eksplor bagian selatannya yaitu daerah Misool. Meskipun udah sekira 2 taun yang lalu, daerah selatan ini masih alami dan belum booming kalau dibandingin daerah utara. Mungkin alasan kenapa masih jarang turis ke sana karena daerahnya juga masih belum begitu developed. Jalan-jalan di sana benar-benar cocok buat yang suka wisata alam, tiap hari full trekking dan nyebur. (more…)

Perjalanan Darat dari Singapore ke Phuket (Bag 2)

Ini adalah sambungan dari Perjalanan Darat dari Singapore ke Phuket Bag 1.

Hari 4-6: Krabi

Minivan menjemput kami di penginapan di Georgetown untuk pergi ke Krabi. Perjalanan akan ditempuh dari pagi hingga sore. Dari Malaysia, kami masuk ke Thailand lewat kantor imigrasi Songkhla. Nama checkpoint imigrasi ini harap diingat kalau-kalau ada masalah di kemudian hari seperti yang sempat kami alami di Phuket (lebih detail di postingan selanjutnya). (more…)

Perjalanan Darat dari Singapore ke Phuket (Bag 1)

Kali ini saya mau sharing pengalaman jalan-jalan menyusuri Singapore – Phuket via darat tahun lalu. Berhubung jalan-jalan ke negara tetangga udah ga asing buat wisatawan Indonesia, saya ga akan bahas banyak soal tempat wisatanya, tapi lebih ke perjalanannya aja. Sebenernya dengan banyaknya promo tiket pesawat, biaya trip via udara bisa jadi ga jauh lebih mahal (kalau hoki :P), tapi menurut saya perjalanan via darat tetap memberi warna yang berbeda. Apalagi kalau mau pindah-pindah antar kota yang jaraknya ga begitu jauh, jalur darat malah lebih praktis karena ga perlu urusan bolak-balik bandara. (more…)

Rame-Rame ke Raja Ampat (Bag 3 – Tamat)

Postingan ini udah terpendam lama, tapi saya agak sedih lanjutinnya. Bukan kenapa-kenapa, ini karena ga ada foto bawah lautnya -_- Ya udahlah, coba dibayangkan dan diresapi aja ya. Kalau saya bilang bagus ya percaya ajaaa… Hehe…

Hari 3: Arborek, Sauwandarek, Yenbuba

Hari ke-3 ini kami snorkeling seharian di pulau-pulau sekitar. Tujuan pertama ke desa Arborek. Di sini bawah lautnya bagus, ada schooling fishnya. Kami snorkeling dan loncat-loncat dari dermaga aja. (more…)

Safari Sehari di Pilanesberg

Kalau bayangin liburan di Afrika, yang pertama kepikiran adalah… safari! Di Afrika Selatan, tempat safari yang terkenal itu Kruger National Park. Biasanya orang ikutan safari minimal 4 hari, terus nginepnya di lodge tengah hutan atau camping. Berhubung kemarin saya ke Afsel dalam rangka kerjaan, waktu luangnya cuma ada pas weekend. Jadi cari-cari option safari yang bisa sehari aja. Ternyata ada taman nasional yang cukup dekat dengan Johannesburg, yaitu Pilanesberg National Park. Waktu tempuhnya sekira 2 jam dari Joburg, jadi kita bisa pergi pagi-pagi banget dan balik lagi sorenya. (more…)

Keliling Johannesburg

Judul yang sangat tidak imajinatif ya. Haha… Jadi ceritanya minggu kemarin saya ada trip kerjaan ke Johannesburg, Afrika Selatan. Bisa dibilang pre-departure trip ini drama banget, mulai dari visa yang ribet sampai suami yang ga rela saya berangkat. Heuheu… Iyes, Johannesburg aka Joburg ini punya reputasi sebagai salah satu kota dengan murder rate tertinggi di dunia. Jadi wajar kalo si suami khawatir. Kalau googling tentang kriminalitas di sana dan dengar cerita orang lokal memang lumayan serem. Saya coba ga paranoid tapi tetap waspada aja. Akhirnya saya bisa sedikit meyakinkan si doski (dan diri sendiri, haha) kalau saya bakalan baik-baik aja karena tinggal di daerah Sandton yang relatif aman dan bakal bareng beberapa kolega di sana. (more…)