Warna-Warni Musim Gugur di Seoul

Banyak orang bilang musim gugur itu waktu terbaik buat berkunjung ke Korea Selatan. Saya sih belum bisa bandingin, karena emang cuma pernah ke sana pas musim gugur 😀 Kalau mau menikmati musim gugur di Korea, yang sudah pasti wajib itu ke Nami Island lah ya, dan kalau suka hiking bisa ke salah satu gunung di sana, tinggal pilih aja sesuai lokasi dan tanggal peak foliage-nya. Kalau cuma sekitar Seoul aja gimana? Jangan khawatir, tanpa mengkhususkan diri ke tempat tertentu pun, kita tetap bisa liat daun-daun cantik di mana-mana.

Contohnya nih, Garosugil terkenal dengan barisan pohon ginkgonya yang bagus di musim gugur, jadi saya menyempatkan diri ke sana. Tapi sebenarnya di jalan-jalan random yang saya kunjungi sebelumnya juga banyak barisan ginkgo, ga harus ke Garosugil. Yang paling bagus menurut saya barisan ginkgo di jalan dari Insadong ke Gyeongbokgung Palace. Di tempat parkiran random dan di taman kecil dekat tempat saya nginap di daerah Hongdae juga udah bisa liat daun-daun cantik. Eh tapi ada syaratnya sih… datang ke Seoul-nya emang harus pas lagi peak autumn di daerah sana. Kapan tuh? Alam ga bisa diprediksi 100% yah, tapi biasanya kalau di sekitar Seoul itu daun-daun berubah warna dari akhir Oktober sampai pertengahan November. Menurut saya makin mendekati minggu ke-2 November makin bagus karena makin keluar warna orange dan merahnya.

Eniwei, kalau punya waktu cukup luang di Seoul, tetap saya rekomendasikan datang ke taman-taman yang emang banyak dikunjungi orang buat liat autumn foliage. Dari semua tempat yang sempat saya sambangi di sana, ini adalah 3 yang paling saya suka.

Naksan Park

Taman ini letaknya di bukit yang tinggi jadi bisa liat pemandangan kota dari atas sini. Ada beberapa view point di sekitar taman, dan di bagian sisinya juga bisa liat Seoul City Wall. Pemandangannya udah pasti cantik, tapi jangan kaget kalau ke sini jalannya menanjak banget hehe… Rata-rata di Seoul jalannya emang berbukit sih, tapi di sini ada tanjakan yang curam banget. Saya sempat liat cewe-cewe turis Jepang geret koper ke atas bukit ini, kasian juga ^_^; Jalan-jalan di sini siap-siap aja dengan banyaknya tanjakan dan tangga. Kalau masih belum capek, jangan khawatir, banyak juga alat-alat olahraga di sekitar tamannya yang bisa dipake gratis sambil menikmati indahnya daun-daun musim gugur 😛

Salah satu alasan orang ke sini adalah karena tempat ini juga dekat dengan Ihwa Mural Village. Itu loh, yang ada lukisan ikan koi di tangga, yang terkenal di Instagram ituh *halah. Nah, sekarang sih lukisan koinya udah dihapus karena sempat diprotes warga. Ya emang males juga sih kalau jalan keluar masuk tempat tinggal ditutupin sama turis-turis yang duduk pengen difoto. Heuheu… Tapi kalau suka foto-foto (narsis), tetap banyak kok spot Instagrammable yang ga mengganggu penduduk sekitar. Kesalahan saya adalah datang ke sini sendirian (teman jalan udah pulang duluan 2 hari sebelumnya), jadi susah kan narsisnya xD

Akses subway: Hyehwa Station Exit 2, belok kiri ke Arko Arts Theater dan jalan sekitar 500m ke arah bukit.

Ewha Women University

Oke ini bukan taman biasa, tapi emang banyak yang merekomendasikan datang ke sini karena tamannya yang bagus waktu musim gugur. Awalnya saya pikir, emang mahasiswi sana ga terganggu sama turis-turis yang datang dan foto-foto? Tapi kalau dipikir-pikir, saya dulu di ITB juga udah biasa ngeliat turis di depan kampus yang duduk-duduk di taman atau naik kuda. Heuheu…

Sebagai cewe, selain bisa mengkhayal kuliah di sini, juga bisa belanja-belanja cantik di daerah sekitar universitasnya. Harganya murah-murah, banyak baju hangat rata-rata 10,000 KRW doang. Sebenarnya di daerah Hongdae juga ada sih yang jual baju-baju harga segitu bahkan sampai 10,000 KRW dapet 2, tapi yang di daerah Ewha menurut saya modelnya lebih beragam dan lebih bagus. Mungkin menyesuaikan dengan keinginan para mahasiswi yang pengen tetap modis dengan budget yang oke yah. Ga cuma di taman depan universitas, di shopping streetnya juga warna-warni musim gugurnya bagus. Sayangnya waktu itu ada perbaikan jalan di sekitarnya jadi agak kurang bagus difoto. Tapi kalau saya mesti pilih daerah di Seoul yang paling saya suka, ini dia tempatnya.

Akses subway: Ewha Women University Station, exit mana aja dekat, tapi biasanya Exit 2 atau 3. Tinggal lurus menyusuri shopping street sampai ketemu universitasnya.

Haneul Park

Inilah tempat paling cetar Instagrammable buat foto narsis musim gugur di Seoul :)) Di sini pemandangannya agak berbeda. Kalau biasanya autumn foliage liatnya maple atau ginkgo tree, di sini bisa liat padang ilalang, pink muhly grass, dan red kochia. Kalau pernah liat foto orang-orang yang duduk di antara ilalang atau rumput pink, biasanya di sinilah tempatnya. Sebenarnya sekarang udah ga boleh masuk ke tengah padang ilalang atau rumputnya sih, tapi emang masih banyak juga turis yang ga tau termasuk kami. Abis gimana ya, orang lokalnya aja cuek pada foto di tengah-tengah padahal ada tulisan larangan dalam bahasa Korea, jadinya kami ga ngeh deh *pembelaan diri xD So, kalau di sini fotonya di pinggir aja ya, bisa kok diposisikan supaya seolah-olah ada di tengah :))

Akses: katanya sih World Cup Stadium Station Exit 1, terus jalan agak jauh nyeberang jembatan buat nyampe ke parkirannya. Kok katanya? Soalnya saya ke sananya dari Hongdae bareng sama tour guide orang Korea naik bus umum yang saya ga hapal rute dan nomornya, terus berhenti pas di seberang parkirannya 😛 Dari daerah parkiran ada 3 pilihan untuk sampai ke taman: naik shuttle bus (seharga 2,000 KRW kalau ga salah), naik tangga, dan jalan nanjak agak jauh. Karena waktu itu ke sananya pas weekend, shuttle bus ngantri panjang banget dan tangga pun agak macet. Jadinya yah pilih jalan nanjak aja, anggap aja hiking santai gitu :)) Dijamin ga nyesel kok begitu sampai atas.

Oiya ada satu tempat yang tadinya mau saya sambangin tapi ga sempat, yaitu Namsan Park. Ini adalah taman di dekat N Seoul Tower. Banyak yang bilang bagus, dan liat foto teman yang ke sana juga emang bagus sih. Sayangnya pas mau ke sana saya agak sakit perut karena mungkin kebanyakan makan siang all you can eat BBQ sendirian. Jadinya sore itu cuma ngider sekitar Hongdae aja, daripada ke sana jauh-jauh terus di jalan kebelet kan *too much information :)) Ga terlalu ngerasa sayang juga sih karena beberapa malam sebelumnya udah sempat ke N Seoul Tower. Tapi, kalau kalian ada waktu, sebelum ke N Seoul Tower ga ada salahnya sekalian cek Namsan Park.

Ada juga tempat lain yang katanya bagus pas musim gugur yaitu Seoul Forest dan Children’s Grand Park. Belum sempat disambangi juga, tapi yah… simpan aja buat nanti kali-kali ke sana lagi 😀

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s