Wisata Danau dan Sungai di Eropa

Wisata ke Eropa, terutama Eropa Barat, cukup identik dengan wisata sejarah dan belanja bagi turis Indonesia. Buat orang-orang seperti saya yang bukan penggemar sejarah dan belanja, mungkin awalnya liburan di sana itu terdengar garing ya haha… tapi tentunya pesona tempat wisata di Eropa bukan cuma bangunan tua, museum, dan tempat belanja aja dong.

Di Eropa juga ada wisata alam *ya iyalah, Eropa itu luas banget kali… masa isinya bangunan doang! :)) Yang terkenal pastinya pegunungan Alpen di Swiss dan sekitarnya, fjord-fjord di Skandinavia, pantai-pantai di tepi laut Mediterania, dan ada juga national park hampir di tiap negara. Sayangnya, saya belum banyak ke tempat-tempat itu haha… Terus mau nulis apa nih?

Satu hal yang saya suka dari wisata di Eropa, di sana itu banyak banget danau. Orang bersantai ke danau macam orang Indo santai di pantai ya. Kalau di Eropa Barat rata-rata danaunya tersebar sekitar pegunungan Alpen, dan banyak juga yang di tengah kota. Sama juga dengan sungainya yang jadi daya tarik di pusat kota. Ya gitu sih emang negara maju, kota dan alamnya selaras. Ini mau cerita tentang beberapa tempat wisata danau dan sungai yang pernah saya sambangi di Eropa.

Lake Como, Italia

Saya punya hipotesis kalau kota-kota di negara sekeliling Swiss itu makin dekat Swiss makin rapih kotanya. Silakan protes :)) tapi seenggaknya ini cukup terbukti waktu saya ke Italia. Urutan kerapihannya Como > Milan > Venezia > Pisa > Roma. Como adalah kota di perbatasan Italia dan Swiss, yang belakangan jadi salah satu tempat hanimun Raisa dan suaminya :)) Tapi sebelum mereka, eike sudah duluan pergi ke sana *penting banget.

Di sini banyak rumah-rumah peristirahatan di pinggir danau dan daerah bukit sekitarnya, salah satunya punya George Clooney. Waktu di sini saya ikutan cruise keliling danau yang kebetulan bareng rombongan biker Italia, terus guidenya kasih commentary pake bahasa Italia dong. Haha… Mana ngerti, yang ngerti cuma bagian George Clooney itu aja.

Lake Lucerne dan Reuss River, Swiss

Sebenarnya di Swiss itu danaunya di mana-mana ya. Sepanjang jalan di Swiss berkali-kali liat danau yang bagus banget, mupeng banget tinggal di tepi danaunya *pastinya mahal sih hehe…

Eniwei, salah satu kota di Swiss yang terkenal di kalangan turis itu kota Lucerne. Di sini objek wisata yang terkenal ada Chapel Bridge, jembatan kayu bersejarah yang melintasi sungai Reuss.

Agak jauh dari danau dan sungai, ada juga Lion Monument yang dibangun untuk mengenang Swiss Guards yang gugur di masa Revolusi Prancis.

Di sini juga ada cruise keliling danau dan hop on hop off city train, tapi saya sih santai pinggir pantai, eh danau aja.

Layaknya kota di Swiss, di sini mahal banget. Makanan murah yang bisa saya temukan itu makanan India satu set 10 CHF. Entah kalau ada kenalan orang lokal mungkin bisa ditunjukin kantin karyawan. Haha…

Lake Titisee, Jerman

Kalau ini danau yang letaknya tidak di tengah kota, tapi di sekitar kawasan Black Forest. Jujur, pas liat danau ini yang kepikiran adalah Situ Patenggang :)) Tapi yang bikin tempat ini menyenangkan adalah daerah wisata sekitar danaunya dibikin apik banget, rapih dengan banyak bunga.

Daerah Black Forest ini terkenal sebagai penghasil cuckoo clock, jadi banyak yang jual cuckoo clock maupun souvenir berbentuk jam. Selama di Eropa Barat, saya jarang menikmati toko-toko souvenir di tempat wisata, tapi ada 2 tempat yang saya suka… yaitu toko-toko souvenir di sini dan yang di Volendam.

Di Black Forest nyoba Black Forest cake juga di salah satu restorannya, dan yang di sini rasanya beda dengan yang di Indo… lebih ringan, tidak terlalu manis, dan terasa banget rhumnya 😛

Ngomong-ngomong tentang hipotesis ngasal saya sebelumnya, ini agak terbukti juga pas ke Jerman, karena Titisee-Neustadt lebih rapih daripada Frankfurt, dan Frankfurt lebih rapih daripada Koln. Silakan protes lagi :))

Seine River, Prancis

Hmmm love it or hate it… tapi kalau pernah ke Eropa, rasanya ga mungkin dong ga ke Paris barang sekali aja? Hehe… Ngomongin Paris tentunya ga cuma Eiffel, Louvre, Champs-Elysees… tapi ada juga sungai Seine yang jadi salah satu ikonnya. Salah satu cara melihat Paris yang agak berbeda itu dengan menyusuri sungai ini. Di sini banyak sekali pilihan river cruise, dan kapalnya gede-gede juga kayak ferry.

Dari sungai ini bisa liat pemandangan kota di kanan kiri, termasuk bangunan-bangunan bersejarah. Ada sih audio guidance dalam berbagai bahasa selama ikutan cruise, tapi saya udah lupa nama bangunannya apa aja haha… *kan dah dibilang bukan penggemar sejarah. Yang paling menarik perhatian tentu menara Eiffel dilihat dari sisi yang berbeda.

Di sepanjang sungai banyak penduduk lokal bersantai. Yang lucu buat orang tropis macam saya, di pinggir sungai ini banyak juga yang berjemur pake bathing suit macem di pantai.

Pemandangan pas river cruise kayak gini mungkin bakal lebih cantik kalau malam ya, tapi waktu itu saya ke sana pas musim panas di mana jam 9 malam masih terang.

Kali-kali tulisan ini bisa jadi referensi buat yang bosan sama bangunan tua pas liburan di Eropa. Meskipun yah, pas di danau dan sungai yang diliat bangunan-bangunan tua juga haha… Doain aja ada bagian 2-nya ya 😛 Sebenernya cita-cita banget sih ke Austria… bukan ke Vienna, tapi ke Hallstatt dan daerah Austrian Alps terus hiking dan berenang di danau-danaunya *ngayal babu disawer dolar.

Advertisements

2 thoughts on “Wisata Danau dan Sungai di Eropa”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s